Ini film ketiga yang gue tonton dalam minggu ini. Sebelum berangkat nonton sempat membaca resensinya di Kompas minggu. Kok ulasannya jelek yah. Dibilang antiklimaks lah. Jadi penasaran pengen liat.
Film ini masih tentang Mulder n Scully. Bedanya disini mereka berpacaran (sumpe aneh banget ngeliat mereka pacaran). Dan Seperti serial X file di TV, film ini masih menghadikan sosok cenayang, Pendeta Joe yang pernah didakwa atas kasus pedofili 37 anak altar. Hehehe... kenapa yah issue gay sekarang jadi banyak diangkat. Momen nya pas banget, bareng dengan kasusnya Ryan sang pembunuh. (yang ini akan gue ceritain lain kali)
Dari segi alur cerita, di bagian awal cerita terlihat bahwa ini tidak ada sangkut pautnya dengan alien2x yang sering jadi issue di serial X File. Ini menyebabkan berkurangnya tingkat ke misteriusan film ini. Apalagi bila dibandingkan dengan The Others–nya Nicole Kidman yang berhasil menghadirkan kemisteriusan hingga ke akhir cerita.
Cerita sebenernya adalah tentang kisah cinta sepasang gay. Dimana salah seorang berusaha memberikan tubuh baru bagi pasangannya. Entah apa yang dipikirannya, kenapa tidak operasi plastik aja yah. Kenapa harus tubuh baru. Teknik memotong kepala dan menempatkannya di tubuh yang baru terasa sangat ... mmhhh ... let’s say imposible ? well it’s X File..... what d’ya expect...
Dan seperti biasanya kisah X file, film ini ditutup dengan adegan yang menggantung.
Well secara garis besar, film ini so so banget. Nggak ada nilai lebih yang mebuatnya layak ditonton di sebuah bioskop mahal (untungnya dapet tiket gratis). Hehhehehe..
Senin, 28 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar