Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Juli 2008

Wanted

Wanted

Hari rabu kemaren karena ajakan (baca : desakan) seorang teman untuk nonton film ini, alhasil kita ber4 berangkat nonton di pacific place. Rencana awal nonton jam 7 terpaksa diundur ke jam 22 karena seorang teman masih meeting. 

Film ini bercerita tentang kelompok Fraternity (persaudaraan) yang menjaga keseimbangan dunia dengan membaca ramalan dari pemintal benang. Ada seseorang yang bertugas untuk menerjemahkan kode2x dari benang tsb, dan adalagi yang bertugas sebagai executioner yang bertugas membunuh orang yang namanya muncul di tenunan benang. Mereka percaya kalau mereka membunuh orang yang namanya muncul, maka kejadian buruk berikutnya yang disebabkan oleh org tersebut tidak akan terjadi dan keseimbangan dunia akan terjaga. 

Dalam hati gue mikir, thx God ini tidak ada di Jakarta. Kebayang kan berapa banyak orang bernama sama di negara tercinta ini. Huhuhu.. nama gue aja mirip banget sama nama pahlawan. Huaaaaaaaaaaa.... 

Seperti layaknya film2x holllywood, sang jagoan berawal dari seorang “bodoh” yang kehidupannya sangat manusiawi. Tidak kaya raya seprti batman. Bangkrut dan culun seperti spiderman. Gue lupa siapa yang jadi pemeran utamanya, yang gue inget si Sexy Angelina Jolie berperan jadi Vox sang mentor. 

Dari segi cerita organisasi yang mengandalkan tenunan benang untuk keseimbangan dunia terkesan terlalu mengada-ada. Please deh.... Tapi dari segi trik2xnya, patut diacungin jempol. Yang pertama gue suka adalah gimana si Vox berhasil menyelamatkan sang jagoan dengan mobil merah sportnya itu. Selain itu ada juga adegan si jagoan yang membunuh orang di dalam limo. Adegan2x ini emang harus dilihat secara langsung di filmnya biar ngerti kerennya adegan ini. 

Selain itu kekerenan lainnya adalah trik menembak belok. Satu hal yang bagus dimana dibilang “kamu bilang kamu nggak bisa menembak belok karena kamu sudah diberitahu kalo menembak itu lurus” waahhh ini bagus banget. Batesan emang ada di pikiran kita. Kalo kita mikir bahwa tembakan itu lurus, ya pastinya seumur idup kita akan menembak lurus. Namun apabila kita bisa melepaskan diri dari “aturan” itu, pasti kita akan terus mencoba. 

Adegan keren lain adalah ketika Vox memutuskan untuk mengikuti tenunan benang dengan membunuh semua orang dengan tembakan 360°-nya. Angelina Jolie so cooolllll. 

Lagi2x klisenya hollywood, dimana sang jagoan mampu mengalahkan seluruh kelompok fraternity sendirian. Duh adegan ini mengingatkan akan film2x Rambo jaman dulu. 

Kesimpulannya, adegan2xnya memang cukup seru n quite reasonable lah. Cuman untuk ceritanya, terutama fraternity-nya. Duhhh please dehhh... kenapa sih keseimbangan dunia ada di tenunan benang. Selain adegan-adegannya yang ok, daya tariknya pasti si Sexy Angelina Jolie yang tampil bugil di salah satu adegannya. Duhhhh Yummy Mummy banget.....

The Happening

Udah nonton The Happening yang dimainin ma Mark Warlberg ? (Moga2x spellingya bener). Beberapa minggu yg lalu seorang teman berkomentar kalo dia nggak ngerti cerita film ini.Seperti film2x M Night Shyamalan (moga2x bener lagi spellingnya) yang lain, lady in the water, ceritanya emang susah dimengerti. Entah yang buat terlalu pandai ? atau emang yang nonton agak2x kurang. Hehehehe... 

Sepengertian gue, Happening sebenernya bercerita tentang alam (tanaman) yang membalas dendam kepada manusia dengan menyebarkan bahan kimia yang bisa mempengaruhi otak manusia. Mulai dari ngomong ngaco, sampai akhirnya si manusia akan bunuh diri. 

Entah apa yang menjadi penyebabnya, tiba2x saja serangan ini terjadi. Yang sebenernya agak susah dimengerti adalah, kenapa serangan justru terjadi di kota besar dimana seharusnya pohon menjadi barang yang cukup langka. Memang sih serangan selalu dimulai di sebuah taman. Tapi apa jadinya orang2x yang hidup di apartemen ? seharusnya mereka kan tidak terpengaruh. 

Seperti biasa film2x amerika, selalu ada 1 orang jagoan yang bisa memecahkan persoalan. Kali ini Mark yang seorang guru science “berhasil “ mengerti pola serangan yang terjadi sehingga sekelompok kecil yang bersamanya bisa lolos dari padang rumput dengan membelakangi arah angin. Hal ini cukup masuk akal, namun hal yang tidak masuk akal adalah, kenapa orang2x itu tidak pake masker gas saja ? simple solution bukan ?

Selain itu ada lagi hal tidak masuk akal lainnya dimana Mark yang berada di bangunan yang terpisah dengan sang istri (sorry gue lupa nama n pemainnya) mengambil keputusan untuk “menyeberangi” serangan yang saat itu terjadi demi menjumpai istrinya untuk yang terakhir kali. Yang tidak masuk akalnya adalah serangan seakan langsung berhenti dan mereka berdua selamat. Entah apa yang tejadi saat itu, apakah karena cinta mereka (huexxxx, sumpe ini buat gue jadi males) atau memang sudah saatnya berhenti (nah yang ini makin buat nggak ngerti, kenapa Mark nggak nunggu aja sampai serangan berhenti daripada beresiko).

Sumpe film ini kayak film “Night” lainnya, yang ceritanya suse banget untuk dimengerti. So untuk temen gue yang bilang “gue dah nonton happening nyampe abis n ngak ngerti sebenernya cerita apaan sih” , jangan berkecil hati yah karena film ini emang susaaaaaahhhh untuk dimengerti. hehehhee